Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Jumat, 04 Februari 2011

Aku Cinta Sahabat, Apakah Dilarang...??

Sahabat adalah tempat kita mencurahkan isi perasaan kita baik dalam senang maupun dalam sedih. Sahabat selalu ada ketika kita membutuhkannya. Dua manusia yang selalu bertemu dan selalu bersama, saling bertukar cerita suka dan duka. Seperti kata pepatah: A friend in need, is a friend indeed. Artinya: teman yang ada saat kita membutuhkan, adalah sahabat sejati.



Apakah salah jika terjalin keterikatan istimewa di antara keduanya? Bahkan melebihi kepada saudara kandung. Tentu saja tidak ada yang salah! Jika terjalin persahabatan antara dua manusia sesama jenis, persahabatan dapat langgeng hingga usia lanjut. Namun jika terjalin persahabatan antara pria dan wanita, apakah bisa langgeng juga? Bisakah terjadi yang disebut cinta sahabat sejati? Atau cinta pada sahabat?

Dua istilah yang hampir sama itu sebenarnya memiliki arti yang sangat berbeda. Mari kita kupas:

Cinta sahabat sejati

Cinta yang timbul karena seringnya kita bertemu dengan sahabat kita, dan menimbulkan ketergantungan satu dengan yang lain, sehingga jika sahabat tidak ada di sisi kita, kita merasa ada yang kurang dalam hidup kita. Itu yang dinamakan cinta sahabat sejati. Cinta yang timbul karena kita menyayangi sahabat kita setulus hati dan menjadikannya bagian dari hidup kita.
Cinta pada sahabat

Nah, yang ini bisa jadi muncul jika kita bersahabat dengan lawan jenis. Karena fitrah manusia adalah menyukai lain jenisnya, dan wajar saja jika kita jatuh cinta pada sahabat kita sendiri. Apalagi jika kita telah mengenal sahabat sejauh mengenal diri kita sendiri. Dan perilaku sahabat kita sudah melekat pada keseharian kita.
Jatuh Cinta Pada Sahabat

Apakah boleh kita jatuh cinta pada sahabat? Tentu saja boleh. Namun ada pendapat yang menyatakan, sebaiknya persahabatan jangan dikotori dengan percintaan. Well, bisa jadi itu juga benar adanya, tergantung keadaan antara Anda dan sahabat Anda.

Beberapa tips di bawah adalah untuk menjadikan persahabatan kita langgeng dan awet.

Tunjukkan sifat asli kita. Jangan menyembunyikan kepribadian kita sehingga sahabat kita dapat menilai kita dengan jujur dan menerima kita apa adanya.
Tunjukkan perhatian pada sahabat kita, dan tunjukkan dengan tulus. Jangan hanya karena kita menyukainya lantas kita memberikan perhatian yang istimewa. 
Jangan mengharapkan balasan apapun darinya.
Pinjamkan telinga dan bahu kita untuk menampung segala ceritanya baik dalam suka maupun duka.
Berbahagialah untuknya. 
Apapun yang menjadi pilihannya, dukunglah ia.
Jika kita dapat berbuat demikian untuk sahabat kita, dijamin akan tumbuh cinta sahabat dan persahabatan dapat terus terjalin hingga akhir hayat.

Kisah Kasih Sayang Kaum Semut

Kisah kasih sayang selalu ada dalam setiap hubungan makhluk hidup. Tak terkecuali semut. Terdapat kisah di balik sebuah taman hijau yang indah. Bunga-bunga tumbuh mekar. Burung berkicau riang. Pepohonan tumbuh subur di taman ini.



Di antara tinggi pepohonan dan hijau taman itu. Terdapat pohon jambu yang dihuni oleh kaum semut. Di bawah akar rindangnya pohon jambu, terdapat lubang sebagai pintu keluar-masuk sarang semut. Ruangan yang cukup luas untuk para semut.

Sikap tidak saling menghormati menyebabkan ketidakrukunan bagi kaum semut. Alasannya karena perbedaan ukuran tubuh. Kelompok pertama, semut bertubuh besar. Kelompok kedua, semut bertubuh kecil. Mereka selalu bersitegang dan tidak pernah akur. Saling menyepelekan dan mengejek satu sama lain.

Keadaan ini membuat kewalahan Semut Tua. Setiap mengumpulkan makanan, Semut Besar dan Semut Kecil itu selalu bekerja terpisah. Semut besar merasa mampu memikul makanan lebih banyak. Semut Kecil merasa mampu membawa makanan lebih cepat.

Mereka tidak pernah keluar bersama melalui lubang itu. Semut Besar memaksa lebih dahulu dan Semut Kecil terpaksa harus menunggu. Kemudian mereka menyebar ke arah berlawanan. Setiap hari selalu seperti itu.

Tiba waktunya pohon jambu berbuah lebat sekali. Pohon menjadi rindang dan sejuk. Para semut sangat senang ketika datang musim buah Jambu. Tidak perlu berjalan jauh, karena makanan tersedia di depan mata.

Saling Berbagi

Kisah kasih sayang antara Semut Besar dan Semut Kecil bermula di suatu siang. Turun hujan deras dan angin kencang. Kaum semut segera berlari pulang tanpa makanan. Akibatnya, gudang makanan tidak penuh. Semua hanya diam ketakutan di bawah akar itu.

Tiba-tiba terdengar suara benda jatuh. Ruangan menjadi gelap gulita. Semua menjerit terkejut dan panik. Pintu sarang tertutup oleh buah jambu besar. Karena keadaan di luar hujan dan kilat terdengar menakutkan. Kaum semut tidak bergerak, khawatir saling injak.

Semut Tua memerintahkan agar para semut memegang tangan teman terdekat. Tangan kaum semut saling meraba agar bisa memegang teman yang terdekat. Mereka tidak tahu, apakah itu Semut Kecil atau Semut Besar.

Singkat cerita, tibalah waktu makan. Lalu makanan dikeluarkan dan berpindah dari satu tangan ke tangan lain. Apabila ada yang belum kebagian, segera berteriak dan teman terdekat harus berbagi makanan. Terus menerus seperti itu.

Ternyata, baik Semut Besar ataupun Semut Kecil saling berbagi makanan. Mereka tanpa sadar saling menolong. Hingga semua semut kebagian makanan.

Hari berganti malam. Hujan dan angin perlahan mulai mereda. Para semut masih berdiam dalam gelap gulita. Karena gudang tidak penuh dan mereka tidak bisa keluar dari lubang tanah ini. Mereka tertidur tanpa makan malam. Sementara tangan mereka masih berpegangan saling menjaga.

Malam berganti pagi. Kaum semut terbangun dengan perut yang terasa lapar. Tiba-tiba muncul sinar dari lubang itu. Ruangan itu samar-samar terlihat. Lalu mereka tersadar, selama malam tadi Semut Besar dan Semut Kecil saling membantu. Saling menjaga agar tidak ada semut yang terinjak dalam gelap.

Dengan malu-malu mereka melepas tangan teman di sampingnya. Merekapun berpelukan dan berterima kasih. Telah saling menjaga dan berbagi. Masalah yang dihadapi tadi malam, dilalui dengan penuh kebersamaan. Ini adalah hari baru bagi kaum semut.

Semut Besar tidak jahat seperti dugaan. Semut Kecil ternyata berguna, malah kekuatannya jauh dari dugaan. Mereka haruskerjasamadan saling berbagi. Seperti ketika mereka berbagi makanan dalam ruangan gelap tadi malam.

Melihat sinar kecil dari lubang itu, Semut Kecil segera bertindak. Mereka pun bekerjasama dengan baik. Semua Semut Kecil keluar masuk membawa makanan. Lalu buah Jambu itu perlahan digerogoti Semut Besar, hingga terdoronglah penghalang pintu sarang dengan mudah.

Kaum semut bersorak gembira. Semut Tua tampak sangat lega. Pintu sarang terbuka kembali. Keberhasilan ini dirayakan dengan bernyanyi, bersalaman, dan saling memaafkan. Suasana sarang semut itu berganti menjadi ruangan penuh suka ria, kasih sayang, dan cinta.

Mereka sadar, walaupun ukuran tubuh mereka berbeda tapi mereka bisa saling menjaga dan berbagi. Sejak itu, dalam perbedaan antara mereka, Semut Besar dan Semut Kecil hidup rukun dan bersahabat. Selalu saling menyapa jika bertemu. Akhir cerita, mereka hidup damai dan saling mengasihi selamanya.

Kemajuan Iptek Ungkap Keajaiban Quran

Ilmuwan Mesir, Prof Dr Zagloul Mohamed El-Naggar, mengatakan, semakin maju ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), semakin terungkap pula keajaiban kitab suci Al Quran.



"Al Quran bukan buku ilmu pengetahuan, tetapi ayat-ayat mengenai alam semesta (kauniyah) kini terbukti dalam penemuan-penemuan ilmiah di abad modern ini," kata Prof Naggar dalam ceramahnya di Aula Harun Nasution, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Kamis (30/9/2010).

Pakar ilmu bumi (geologi) tersebut mengupas beragam penemuan ilmiah mengenai alam semesta yang mengamini hakikat kebenaran Al Quran.

Sebagai contoh, Ayat-6 Surat Al Thur, "Al Bahrul Masjur" (Demi laut yang—di dalam tanah bawah laut itu—ada api).

"Terbukti secara ilmiah oleh para ahli geologi dan ilmu kelautan bahwa dasar semua samudra dipanasi oleh jutaan ton magma yang keluar dari perut bumi," katanya.

Menurut peraih doktor geologi jebolan Universitas Wales, Inggris, pada tahun 1963 itu, magma tersebut keluar melalui jaringan rengkahan raksasa yang secara total merobek lapisan litosfir dan sampai ke lapisan astenosfir.

"Para ilmuwan yang jujur akan kagum melihat kepeloporan Al Quran dan hadis-hadis Nabi terkait petunjuk tentang fakta-fakta ilmiah bumi, yang baru dapat dibuktikan pada akhir abad ke-20 seiring dengan kemajuan iptek," kata ilmuwan yang telah menghafal semua 30 juz Al Quran saat berusia sepuluh tahun itu.

Fakta ilmiah lain, katanya, yaitu Ayat 15 dan 16 Surat At Takwir: "Fala Uqsimu bil khunnas. Al Jawaril Kunnas" (Aku bersumpah dengan bintang-bintang yang tak tampak. Yang bergerak sangat cepat).

Prof Naggar menjelaskan, para ulama dahulu menafsirkan ayat tersebut secara metaforis, namun para ahli astronomi pada akhir abad ke-20 menemukan fakta ilmiah, yaitu apa yang disebut black hole (lubang hitam).

Black hole adalah planet yang ditandai dengan densitas yang tinggi dan gravitasi yang kuat, tempat zat dan semua bentuk energi, termasuk cahaya, tidak mungkin lepas dari perangkapnya, katanya.

Disebut lubang hitam karena ia sangat gelap tak terlihat, dengan kecepatan geraknya diperkirakan mencapai 300.000 km per detik.

Black hole dianggap sebagai fase tua kehidupan bintang, yang didahului ledakan dan zatnya kembali menjadi nebula. "Fakta ini baru terungkap pada akhir abad ke-20, yakni 14 abad setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW," kata Prof Naggar.

Prof Naggar lahir di Desa Masyal, Provinsi Gharbiah, Mesir. Hidup dalam keluarga yang taat beragama. Ia telah menghafal Al Quran semenjak usia sepuluh tahun.

Lulus dari Fakultas Sains Universitas Kairo pada tahun 1955, lalu melanjutkan kuliah di Universitas Wales, Inggris, hingga meraih gelar doktor bidang geologi pada tahun 1963.

Ia telah menulis 45 buku dan 150 artikel ilmiah serta membimbing 45 mahasiswa program master dan doktor di berbagai perguruan tinggi.

Naggar pernah menjadi profesor tamu di Universitas California pada tahun 1977-1978 dan memprakarsai terbentuknya Departemen Geologi pada Universitas Raja Saudi, Arab Saudi, dan Departemen Geologi pada Universitas Kuwait.

Prof Naggar dianugerahi sebagai peneliti terbaik untuk Seminar Paleontologi di Roma, Italia, pada tahun 1970.

Saat ini ia menjadi Ketua Komite Al-I’Jaz Al Ilmi (Dewan Agung Urusan Islam di Mesir) sejak tahun 2001.

Ceramah yang dihadiri Duta Besar Mesir untuk Indonesia Ahmed El-Kewaisny, Rektor UIN Prof Dr Kamaruddin Hidayat, serta sejumlah dosen dan mahasiswa UIN itu terkait dengan peluncuran buku tiga jilid Prof Naggar versi terjemahan bahasa Indonesia, Selekta Tafsir Ayat-ayat Kosmos dalam Al Quran.

Apa Hebatnya Cinta?

Anda bisa punya definisi sendiri tentang apa itu cinta. Atau tak perlu mendefinisikan, cukup merasakannya saja. Ada punya sejumlah catatan tentang bagaimana cinta bisa menjadi kekuatan. Bisa jadi Anda pun pernah merasakan satu di antaranya. Jika saat ini butuh kata-kata cinta untuk Anda tuliskan di kartu ucapan kasih sayang untuk si dia, bolehlah menconteknya.



Memaafkan

Kejadian terburuk apapun yang pernah terjadi pada Anda tak bisa semudah itu dilupakan. Namun, Anda bisa memaafkan diri sendiri atau orang lain. Itu karena Anda memenuhi hati dan pikiran dengan cinta.

Belajar mengenal orang lain

Begitu memulai obrolan dengan orang lain, Anda bisa memulainya dengan bertanya apa yang disenanginya, makanan apa yang disukai, apa yang paling disenangi dari tempat tinggalnya, juga apa musik kesukaannya. Menyenangkan mendengar apa yang dicintai orang dalam hidupnya. Anda bisa menemukan bagaimana sinar wajahnya dan semangat yang terpancar dari seseorang saat mengungkapkan apa yang mereka cintai. Dengan cara ini, Anda pun bisa belajar mengenal orang lain, dengan cinta.

Energi positif

Perasaan cinta yang ditumbuhkan dalam diri seseorang menjadi energi positif yang akan selalu menarik energi kebaikan dengan caranya. Anda tak perlu bersusah-payah mendapatkannya, karena cinta punya caranya sendiri untuk mencari Anda.

Tak terkalahkan
Cinta selalu menang, namun bukan berarti memenangkan segalanya.. Saat Anda mulai tak percaya keajaiban atau energi positif cinta dengan bersumpah tak akan menikah, tak lama Anda akan menemukan pasangan jiwa dan berbahagia dengannya. Cinta menang atas keraguan Anda. Kemudian Anda berpikir dengan logika, dengan kondisi ekonomi yang semakin mahal Anda tak ingin memiliki anak. Namun, lahirlah dua atau tiga anak dari pernikahan Anda yang bahagia. Keturunan Anda melengkapi keluarga, menjadi hadiah luar biasa dalam kehidupan pernikahan. Sekali lagi, cinta tak pernah kalah, dia menunjukkan kekuatan meski Anda selalu meragukannya.

Belajar menerima pasangan

Seberapa tinggi standar Anda untuk pasangan? Ukurlah berapa besar kemudian kadar keterpurukan dalam hubungan berpasangan, lantaran standar itu tak juga terpenuhi karena Anda cenderung menuntut dan bukan membimbing. Cinta menunjukkan caranya, membuat Anda lebih bahagia dengan belajar menerima dan atau mengajarkan pasangan dengan kasih sayang. Cinta membuat Anda dan pasangan bertumbuh dan berkeinginan untuk saling memahami kebutuhan.

Begitu dekat dengan Anda

Cinta tak pernah jauh dari hidup Anda, jika saja Anda membuka diri. Bisa jadi Anda mengidamkan pria sempurna sepanjang hidup, padahal orang tersebut sebenarnya ada di sekitar Anda. Bisa jadi dia adalah pasangan Anda saat ini. Atau, orang terdekat yang selama ini Anda acuhkan. Lalu beberapa tahun kemudian baru Anda sadari dia selalu ada untuk Anda, dan hati terdalam mengiyakan, Anda mencintainya.

Tumbuh menguatkan

Anda takkan sudi menukarkan intimasi, kepercayaan, ikatan kuat, kenyamanan, yang Anda temukan bersama sepanjang perjalanan dengan pasangan selama puluhan tahun. Cinta yang tumbuh dengan kebutuhan untuk saling belajar membuat Anda terbawa semakin dalam. Membuat hidup lebih baik, dan maknanya lebih dari sekadar perasaan jatuh cinta.

Mengalahkan ketakutan

Cinta bisa mengalahkan ketakutan. Ketika Anda merasa tak sanggup mengasuh anak sendirian, karena dengan cinta berpasangan, Anda meyakini suami akan selalu ada untuk mengatasi segala masalah bersama. Kekhawatiran sakit berubah menjadi ketenangan karena pasangan Anda akan merawat kapan pun Anda membutuhkan. Cinta yang bertumbuh dalam pasangan mampu mengalahkan berbagai ketakutan.

Sederhana dan menyenangkan

Cinta bisa ditemukan dari hal terkecil atau paling sederhana dalam keseharian Anda. Dari bantuan sederhana di dapur usai makan malam. Siulan suami saat menikmati waktunya di kamar mandi. Kecupan kecil dari putri Anda usai membacakannya buku cerita. Senyum puas anak Anda saat berhasil memenangkan pertandingan di sekolahnya. Dari keseharian yang berjalan sepanjang hidup, terbentuk ikatan kuat yang menyatukan Anda.

Atau Anda punya catatan kecil di rumah, yang menguatkan cinta kepada pasangan, anak, keluarga atau kehidupan saat ini? Tafsirkan sekehendak Anda, asal Anda berbahagia dengannya.

Kamis, 27 Januari 2011

Semangat Para Siswa MTs MINAT Kesugihan

Antusias para Siswa MTs MINAT Kesugihan Untuk Mengikuti Acara Perkemahan ( LT2 ) Se Kecamatan kesugihan yang Akan Dilaksanakan pada Hari Jum'at s/d Minggu ( 28 s/d 30. 2011 ).
                                                                  Lembur Malam
Pembagian Tugas
Pembagian Tugas
                                                                       Lg Nyablon

                                                              Persiapan



                                                                Latihan pendirian Tenda
                                                                       Mencoba Acting
                                                                  Persiapan Bikin Gapura