Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kamis, 03 Maret 2011

Ternyata Begini Cara Wanita Memilih Pria

Pernah memiliki teman yang menyukai orang yang Anda sukai juga? Atau justru Anda tiba-tiba merasa tertarik dengan orang yang sahabat Anda kagumi di kelas? Wajar saja. Ternyata, menurut penelitian, begitulah cara perempuan berpikir mengenai pria yang disukai orang lain.

Menurut studi yang dilansir oleh Indiana University, wanita memerhatikan pria yang diperhatikan oleh orang lain. Wanita tak hanya memerhatikan apa pendapat teman-temannya tentang satu sosok pria, bahkan pendapat orang asing sekali pun akan menjadi pertimbangannya dalam menyukai satu sosok pria. Hal ini dinamakan "mencontek pilihan pasangan", dan ini sering kali terjadi dalam spesies lainnya, terutama ikan dan burung.




Dalam sebuah penjelasan, Skylar Place, pimpinan studi ini mengatakan, "Manusia tidak berada dalam satu botol vakum. Kita memiliki mekanisme yang berevolusi, yang membuat kita mengambil keuntungan dari informasi yang kita dapat dari lingkungan."

Studi ini mengikutsertakan 40 pria dan 40 wanita. Semuanya adalah mahasiswa Indiana University, yang diminta menyaksikan sebuah video tayangan dari interaksi kencan kilat yang berfokus pada sesi beberapa pasang pria dan wanita yang berkencan mini selama beberapa menit. 

Setelah tayangan dari masing-masing pasangan, para responden diminta mencentang boks yang menyatakan apakah sekiranya mereka mau bertemu lagi dengan orang tadi (yang berlawanan jenis). Para penulis studi ini mengatakan, kencan-kencan mini ini ternyata merupakan sebuah lakon contoh realistis dari cara perempuan memilih pasangannya. Para responden diminta menilai rating kesuksesan kencan dari masing-masing pasangan, dan para peneliti meneliti bagaimana para partisipan ingin terlibat dalam hubungan romantis bersama individu yang ada di dalamnya. 

Para responden pria secara umum menjadi tertarik dengan wanita yang ada di video dan akan bertambah tertarik jika pria yang ada di video juga terlihat tertarik dengan si wanita (apalagi jika si pria dinilai memiliki kualitas menarik juga). 

Begitu pun yang terjadi pada para responden perempuan yang terlihat lebih tertarik pada seorang pria jika wanita yang ada di dalam video terlihat tertarik (tidak seperti pria). Ketertarikan pada pria pun akan menurun jika wanita yang di video tidak terlihat tertarik dengan pria itu. Oleh karena itu, disimpulkan, pendapat seseorang yang asing bagi wanita pun akan memengaruhi penilaiannya. Tentu perempuan akan memikirkan pendapat dari apa kata keluarga dan teman-temannya mengenai pasangan yang tepat untuknya. Namun, uniknya, bagi perempuan, sadar atau tidak, pendapat orang asing pun juga memiliki pengaruh.


Setiap Pasangan Berbohong Tiga Kali Setiap Hari?

Sejumlah peneliti menemukan bahwa orang dewasa rata-rata berbohong sebanyak tiga kali setiap harinya. Kebanyakan, kebohongan ini dilakukan orang dewasa kepada pasangannya, teman kerja, dan teman dalam lingkungan pergaulannya. Jadi, jangan heran jika Anda mendapati pasangan berbohong kepada Anda, setiap hari.



Kebohongan terbanyak terjadi dalam urusan rumah tangga. Jika Anda menanyakan apakah pasangan sudah mencuci baju kesayangan Anda, lalu ia menjawabnya sudah, belum tentu kenyataannya sama. Bisa jadi baju kesayangan Anda disimpan rapat-rapat, bahkan disembunyikan dari Anda, karena menurut pasangan baju tersebut sudah tak layak pakai atau tak nyaman baginya untuk melihat Anda mengenakan baju yang terlihat lusuh. 

Berdasarkan hasil survei yang diadakan Twentieth Century Fox Home Entertainment, sepertiga responden mengaku sering berbohong tentang tugas atau pekerjaan mereka. Kamuflase ini dilakukan agar bekerja terasa lebih ringan, walau kenyataanya masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Kebohongan lain juga dilakukan dalam mengisi formulir wawancara kerja, terutama pada bagian pengalaman kerja. Seperempat responden mengakui kebohongan ini. 

Pria dan wanita gemar berbohong
Dalam hubungan berpasangan, baik pria maupun wanita gemar berbohong. Jika pria sering melebih-lebihkan jumlah wanita yang dikencani, lain lagi dengan wanita. Para wanita kerapkali mengaku tidak puas dengan hubungan sebelumnya. Baik pria maupun wanita ini tak mengatakan kenyataan yang sebenarnya. 

"Meski senang berbohong, dua pertiga dari orang yang disurvei mengaku tidak jago berbohong. Tetapi bagaimanapun mereka lebih memilih berbohong karena seringkali dengan berbohong hidup terasa lebih mudah," kata juru bicara penyelenggara survei. 

Bagaimana dengan Anda, bisakah mengenali gelagat pasangan saat berbohong? Atau memang Anda memiliki pasangan yang selalu bicara jujur apa adanya?

5 Cara Simpel Eratkan Kasih Sayang

Anda sudah membuat resolusi untuk hidup lebih sehat, menabung lebih rajin, bahkan berbaikan dengan saudara. Tetapi, apa resolusi yang Anda buat untuk kehidupan berpasangan Anda? Percaya atau tidak, hal-hal kecil pun bisa berpengaruh dalam menjaga kasih sayang Anda dan dia tetap erat. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan:



1. Melakukan hal romantis setiap hari
Mara Goodman-Davies, pelatih hubungan dan pengarang A Year of Romance mengatakan, tak pernah ada batasan mengenai seberapa banyak cinta yang bisa makin mendalam saat Anda mencoba menunjukkan sesuatu yang romantis setiap hari. Hanya dengan mengatakan "Aku sayang kamu", membelikan dia hadiah hanya karena Anda inngin, atau bahkan mengerjakan tugas rumahan yang seharusnya jadi tugas si dia tapi ia sibuk saja bisa menjadi cara untuk menunjukkan kasih Anda kepadanya. Pastikan Anda melakukannya dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati. Kalau tidak, sulit untuknya merasakan kasih dari Anda itu.

2. Tak usah membesar-besarkan masalah sepele
"Kebanyakan hal-hal yang Anda dan dia ributkan sebenarnya hanya masalah sepele," pungkas Sam R. Hamburg, Ph.D., terapis dan pengarang Will Our Love Last? Jika Anda pernah mendapati Anda dan dia bertengkar karena masalah sepele, seperti saluran televisi apa yang ingin ditonton, atau giliran siapa yang mencuci piring, berarti Anda dan dia membesar-besarkan masalah. Padahal, dengan melempar koin saja, masalah terselesaikan. Tentu, konflik yang serius akan membutuhkan cara penanganan yang lebih serius. Namun, untuk masalah-masalah sepele dan kecil, cari jalan tengahnya dan berhentilah membesar-besarkan masalah. 

3. Berikan pujian tulus
Pengarang True Love, Daphne Rose Kingma mengatakan, pujian merupakan sebuah "pupuk" jiwa yang dituangkan lewat kata-kata. Memanjakan pasangan dengan pujian yang tulus dan tidak berlebihan (baik dari segi kuantitas maupun cara) tak hanya akan membuat dirinya lebih percaya diri, tetapi juga mengingatkan Anda betapa kagum dan bangganya Anda pada dirinya. Dengan kata lain, ini merupakan pantulan dari kualitas Anda sendiri, Anda tak akan berada di dalam pelukan seseorang yang spesial jika Anda sendiri tidak spesial. 

4. Jika ingin sesuatu, katakan
Jika Anda dan dia bukan pesulap, jangan mengira satu sama lain bisa membaca pikiran. Anda dan dia bisa saja mampu melengkapi ujung kalimat dari pasangan, tetapi Anda dan dia tidak bisa membaca pikiran. Jika Anda ingin sekali membeli baju baru untuk ulang tahun Anda, katakanlah. Jika tidak, bagaimana ia tahu? Kebanyakan wanita berpikir, jika ia harus mengatakan segalanya kepada pasangannya, maka hubungan itu sangat tidak romantis. Banyak perempuan berpikir, pasangannya pasti sudah mengerti dirinya, sehingga tidak harus mengatakan apa pun, si dia pasti paham. Padahal, tidak bisa seperti itu. Jika pun Anda tidak mendapatkan apa yang Anda mau, padahal ia sudah berusaha, upaya yang ia lakukan itulah yang membuat segalanya jadi lebih istimewa. Tandanya ia ingin Anda bahagia.

5. Sentuhan
Al Link, pakar hubungan dan penulis Sensual Love Secrets for Couples mengatakan, "Sentuhan bukan pilihan bagi sebuah pasangan, melainkan hal yang sangat penting. Saat Anda dan dia saling memberi sentuhan penuh cinta dan sensual, hormon endorfin dan oksitosin yang memberi rasa bahagia dan penuh cinta akan melejit di dalam otak. Pria sangat senang disentuh, termasuk dengan sentuhan nonseksual. Hanya dengan memberi peluk atau elus halus, Anda bisa memberinya rasa nyaman dan perasaan diterima. Hal ini akan menciptakan ikatan yang kuat dan penuh kasih, lebih dari sekadar fisik.

Air Mata Wanita Bikin Pria "Ilfil"?

Air mata ternyata tak hanya bisa mengekspresikan emosi, tetapi ternyata juga bisa memengaruhi sikap orang lain, bahkan pasangan. Dalam beberapa eksperimen, para peneliti menemukan bahwa pria yang menghirup aroma air mata seorang perempuan yang merupakan hasil dari emosi negatif bisa membuatnya ilfeel untuk urusan gairah seksual. Sementara saat mereka menghirup aroma air mata yang keluar bukan akibat emosi negatif, gairahnya tak menurun.



Dilaporkan oleh The New York Times, para peneliti ini mencari tahu tingkat pengaruh air mata wanita terhadap level testosteron, respons kulit, dan imaji otak, serta deskripsi para responden pria terhadap gairah seksual mereka. 

Menurut salah seorang peneliti, dr Noam Sobel, profesor neurobiologi di Weizmann Institute, Israel, apa yang mereka temukan adalah pengetahuan bahwa air mata juga mengeluarkan sebuah sinyal kimiawi dan menjadi semacam cara berkomunikasi juga. Apa yang disinyalkan oleh zat kimia dari air mata merupakan penolakan. 

Robert R. Provine, psikolog dan ahli saraf di University of Maryland, Baltimore County yang sudah sejak lama meneliti tangisan mengatakan bahwa penemuan ini cukup penting dan besar, dan air mata yang keluar akibat emosi merupakan perkembangan evolusi yang penting dalam spesies manusia, dan ini bisa jadi bukti bentuk feromon lain dari manusia. 

Namun, masih diperlukan banyak penelitian mendalam lain mengenai hal ini. Seperti, mengapa zat kimia dari air mata wanita mensinyalkan "jangan sekarang" masih menjadi misteri. Ada peneliti yang beranggapan bahwa air mata ini bisa jadi merupakan evolusi dari perempuan untuk menurunkan agresi pria terhadap wanita. Studi ini tidak mengukur efek dari agresi, meski penelitian lebih lanjut mungkin bisa memperjelas lagi. Ada pula yang beranggapan bahwa air mata merupakan efek dari siklus menstrual yang telah berevolusi, tetapi anggapan ini sangat sedikit pengikutnya. 

Di awal penelitian, para peneliti ini berpikir bahwa air mata bisa memicu kesedihan atau empati dari orang lain, tetapi yang mereka temukan justru penurunan gairah seksual pria dan tidak memengaruhi mood atau empati pria dan hal ini cukup mengejutkan.

6 Hal Perusak Romantisme

Menjaga hubungan tetap penuh asmara dan berbunga-bunga memang bukan hal yang mudah. Ada banyak faktor yang bisa merusak kisah cinta yang berawal penuh bunga. Ketahui faktornya, hindari, dan upayakan agar hubungan Anda tetap penuh cinta. Berikut hal-hal yang bisa mengubah momen romantis menjadi basi:


1. Ketergantungan pada dunia maya
Memang sekarang zaman digital. Segalanya bisa dicari tahu lewat dunia maya. Namun, itu bukan berarti Anda atau dia harus terus terkoneksi dengan dunia maya. Bagaimana caranya menjalin hubungan jika salah satunya hanya ada dalam bentuk fisik dan duduk bersebelahan, tetapi pikirannya tidak ada di sana? Saat Anda dan dia sedang bersama (jarang-jarang ada waktu untuk bertemu), upayakan untuk bisa ada di sana. Simpan dulu telepon seluler, laptop, video game, atau iPad Anda. Berbincanglah secara langsung. Nikmati segala bentuk yang Anda bisa terima dari interaksi itu. Entah menyentuh tangan, memandang senyum tersipunya, mengelus lembut jari dia di rambut Anda, apa pun itu, nikmati dan berikan perhatian penuh Anda untuk dia (termasuk mendengarkan dan tidak menguap saat dia berbicara). 

2. Malas merapikan diri
Ya, sebagian pria mengatakan mereka hanya tertarik pada wanita yang cantik alami, tanpa banyak polesan, dan sebagainya. Namun pada kenyataannya, terlalu alami (dengan minyak alami berlebih pada wajah, keringat menempel, bau badan alami), bisa jadi tidak menyenangkan untuk dipandang (atau dicium) juga. Memastikan diri Anda rapi dan berada dalam kondisi terbaik akan menjadi sanjungan pula untuk dirinya bahwa Anda mengambil waktu (secukupnya) untuk tampil cantik, rapi, dan bersih di hadapan dia. 

3. "Permantanan"
Yang judulnya "mantan" sudah jelas bukan hal menyenangkan untuk dibahas. Bagi sebagian yang punya trauma tertentu, menceritakan dan harus mengungkit memori itu bukan hal yang mengenakkan. Bagi yang mendengarkan, meski penasaran, tetap saja akan memberi kesan tersendiri. Meski ungkapannya berupa kalimat-kalimat menjelekkan mantan dan menyanjung pacar yang sekarang, tetap saja itu bukan hal yang bijak. Jadikan yang di belakang sebagai pelajaran. Ungkap saja pelajaran yang Anda ambil dari hal lalu itu, tidak usah diungkit detailnya. 

4. Uang
Membicarakan masalah uang saat lagi berduaan atau berkencan sudah jelas pembunuh romantisme. Bayangkan, si dia berkata, "Aku harap kamu suka makan malam di sini. Harga makanan kita ini setengah gajiku, nih!" Atau, "Inginnya belikan kamu selusin mawar, tetapi aku cuma bisa beli satu." Kok, rasanya jadi perhitungan, ya? Membicarakan masalah keuangan sebelum melangkah ke pernikahan memang hal yang penting, tetapi bukan saat sedang berusaha membangun suasana romantis. 

5. Teralihkan
Saat Anda dan dia sedang berada dalam momen romantis, usahakan untuk tetap ada di wilayah itu. Biarkan hal-hal lain yang tidak penting berlalu. Biarkan saja jika pasangan di meja sebelah sedang bertengkar atau ada artis makan di restoran yang sama. Saat Anda dan dia sedang membangun momen romantis, teruskan, kecuali memang ada kejadian sangat luar biasa yang membahayakan, seperti gempa bumi.

6. Bercanda yang merendahkan diri
Memang bercanda dengan merendahkan diri bukan hal yang ditabukan. Kadang kita butuh juga meledek diri untuk membuat suasana cair. Namun saat suasana romantis, hindari bercanda mengenai hal-hal memalukan tentang diri Anda. Di pikirannya bisa timbul hal yang kurang baik tentang Anda. Lama-lama, dia bisa ilfeel.