Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kamis, 03 Maret 2011

Air Mata Wanita Bikin Pria "Ilfil"?

Air mata ternyata tak hanya bisa mengekspresikan emosi, tetapi ternyata juga bisa memengaruhi sikap orang lain, bahkan pasangan. Dalam beberapa eksperimen, para peneliti menemukan bahwa pria yang menghirup aroma air mata seorang perempuan yang merupakan hasil dari emosi negatif bisa membuatnya ilfeel untuk urusan gairah seksual. Sementara saat mereka menghirup aroma air mata yang keluar bukan akibat emosi negatif, gairahnya tak menurun.



Dilaporkan oleh The New York Times, para peneliti ini mencari tahu tingkat pengaruh air mata wanita terhadap level testosteron, respons kulit, dan imaji otak, serta deskripsi para responden pria terhadap gairah seksual mereka. 

Menurut salah seorang peneliti, dr Noam Sobel, profesor neurobiologi di Weizmann Institute, Israel, apa yang mereka temukan adalah pengetahuan bahwa air mata juga mengeluarkan sebuah sinyal kimiawi dan menjadi semacam cara berkomunikasi juga. Apa yang disinyalkan oleh zat kimia dari air mata merupakan penolakan. 

Robert R. Provine, psikolog dan ahli saraf di University of Maryland, Baltimore County yang sudah sejak lama meneliti tangisan mengatakan bahwa penemuan ini cukup penting dan besar, dan air mata yang keluar akibat emosi merupakan perkembangan evolusi yang penting dalam spesies manusia, dan ini bisa jadi bukti bentuk feromon lain dari manusia. 

Namun, masih diperlukan banyak penelitian mendalam lain mengenai hal ini. Seperti, mengapa zat kimia dari air mata wanita mensinyalkan "jangan sekarang" masih menjadi misteri. Ada peneliti yang beranggapan bahwa air mata ini bisa jadi merupakan evolusi dari perempuan untuk menurunkan agresi pria terhadap wanita. Studi ini tidak mengukur efek dari agresi, meski penelitian lebih lanjut mungkin bisa memperjelas lagi. Ada pula yang beranggapan bahwa air mata merupakan efek dari siklus menstrual yang telah berevolusi, tetapi anggapan ini sangat sedikit pengikutnya. 

Di awal penelitian, para peneliti ini berpikir bahwa air mata bisa memicu kesedihan atau empati dari orang lain, tetapi yang mereka temukan justru penurunan gairah seksual pria dan tidak memengaruhi mood atau empati pria dan hal ini cukup mengejutkan.

6 Hal Perusak Romantisme

Menjaga hubungan tetap penuh asmara dan berbunga-bunga memang bukan hal yang mudah. Ada banyak faktor yang bisa merusak kisah cinta yang berawal penuh bunga. Ketahui faktornya, hindari, dan upayakan agar hubungan Anda tetap penuh cinta. Berikut hal-hal yang bisa mengubah momen romantis menjadi basi:


1. Ketergantungan pada dunia maya
Memang sekarang zaman digital. Segalanya bisa dicari tahu lewat dunia maya. Namun, itu bukan berarti Anda atau dia harus terus terkoneksi dengan dunia maya. Bagaimana caranya menjalin hubungan jika salah satunya hanya ada dalam bentuk fisik dan duduk bersebelahan, tetapi pikirannya tidak ada di sana? Saat Anda dan dia sedang bersama (jarang-jarang ada waktu untuk bertemu), upayakan untuk bisa ada di sana. Simpan dulu telepon seluler, laptop, video game, atau iPad Anda. Berbincanglah secara langsung. Nikmati segala bentuk yang Anda bisa terima dari interaksi itu. Entah menyentuh tangan, memandang senyum tersipunya, mengelus lembut jari dia di rambut Anda, apa pun itu, nikmati dan berikan perhatian penuh Anda untuk dia (termasuk mendengarkan dan tidak menguap saat dia berbicara). 

2. Malas merapikan diri
Ya, sebagian pria mengatakan mereka hanya tertarik pada wanita yang cantik alami, tanpa banyak polesan, dan sebagainya. Namun pada kenyataannya, terlalu alami (dengan minyak alami berlebih pada wajah, keringat menempel, bau badan alami), bisa jadi tidak menyenangkan untuk dipandang (atau dicium) juga. Memastikan diri Anda rapi dan berada dalam kondisi terbaik akan menjadi sanjungan pula untuk dirinya bahwa Anda mengambil waktu (secukupnya) untuk tampil cantik, rapi, dan bersih di hadapan dia. 

3. "Permantanan"
Yang judulnya "mantan" sudah jelas bukan hal menyenangkan untuk dibahas. Bagi sebagian yang punya trauma tertentu, menceritakan dan harus mengungkit memori itu bukan hal yang mengenakkan. Bagi yang mendengarkan, meski penasaran, tetap saja akan memberi kesan tersendiri. Meski ungkapannya berupa kalimat-kalimat menjelekkan mantan dan menyanjung pacar yang sekarang, tetap saja itu bukan hal yang bijak. Jadikan yang di belakang sebagai pelajaran. Ungkap saja pelajaran yang Anda ambil dari hal lalu itu, tidak usah diungkit detailnya. 

4. Uang
Membicarakan masalah uang saat lagi berduaan atau berkencan sudah jelas pembunuh romantisme. Bayangkan, si dia berkata, "Aku harap kamu suka makan malam di sini. Harga makanan kita ini setengah gajiku, nih!" Atau, "Inginnya belikan kamu selusin mawar, tetapi aku cuma bisa beli satu." Kok, rasanya jadi perhitungan, ya? Membicarakan masalah keuangan sebelum melangkah ke pernikahan memang hal yang penting, tetapi bukan saat sedang berusaha membangun suasana romantis. 

5. Teralihkan
Saat Anda dan dia sedang berada dalam momen romantis, usahakan untuk tetap ada di wilayah itu. Biarkan hal-hal lain yang tidak penting berlalu. Biarkan saja jika pasangan di meja sebelah sedang bertengkar atau ada artis makan di restoran yang sama. Saat Anda dan dia sedang membangun momen romantis, teruskan, kecuali memang ada kejadian sangat luar biasa yang membahayakan, seperti gempa bumi.

6. Bercanda yang merendahkan diri
Memang bercanda dengan merendahkan diri bukan hal yang ditabukan. Kadang kita butuh juga meledek diri untuk membuat suasana cair. Namun saat suasana romantis, hindari bercanda mengenai hal-hal memalukan tentang diri Anda. Di pikirannya bisa timbul hal yang kurang baik tentang Anda. Lama-lama, dia bisa ilfeel.

Sampai Kapan TTM Bisa Bertahan ?

Tak semua perempuan mau berkomitmen dalam menjalani hubungan berpasangan. Pilihan ini kembali kepada pribadi yang dipengaruhi berbagai hal dalam pengalaman hidupnya. Teman tapi mesra pun kemudian menjadi pilihan dalam berhubungan. Perilaku ini bukan sekadar gaya hidup, tetapi lebih pada pilihan orang dewasa yang sudah memahami dan menerima berbagai konsekuensinya.

Kisah teman tapi mesra (TTM) dalam film No Strings Attachedmenggambarkan pilihan sikap ini. Adam (Ashton Kutcher) dan Emma (Natalie Portman) yang berstatus lajang memilih gaya hubungan berpasangan ini. Bukan hal yang mudah bertahan sebagai TTM yang dilarang cemburu, selalu ingin tahu, apalagi berkomitmen. Pergulatan emosi sangat mungkin terjadi dalam menjalani hubungan yang tak selamanya mudah ini. Namun, ini terjadi dalam film. Sebuah naskah yang ditulis dengan menarik, nakal, dan humoris oleh Elizabeth Meriwether. Lantas bagaimana dengan kehidupan nyata?

Rima (25, bukan nama sebenarnya), profesional muda, mengaku menikmati menjalani hubungan TTM dengan sahabat masa sekolahnya selama 10 tahun terakhir. "TTM adalah pilihan hidup seseorang, pilihan personal, tetapi risiko tanggung sendiri," katanya kepada Kompas Female.

Aturannya jelas, kata Rima, tidak boleh jatuh cinta, termasuk tidak boleh cemburu, selalu ingin tahu kegiatan pasangan setiap hari, dan berbagai perilaku hubungan percintaan dengan komitmen pada umumnya. 

Alasan TTM beragam, mulai adanya kesamaan kegemaran, kedekatan yang bikin keduanya merasa klop (terutama yang berawal dari pertemanan atau persahabatan), mengusir kebosanan dari rutinitas harian, aktivitas spontan yang bikin hidup lebih berwarna, sampai berbagai kesenangan dan sensasi lain yang dinikmati pasangan TTM-an.

"Kegiatan bersama TTM kemudian menjadi kebiasaan. Selama keduanya punya waktu dan alasan kepada pasangan masing-masing," ujar Rima, yang juga menjalani kehidupan pernikahan. 

Menjaga rahasia agar tak kepergok
Seseorang yang menjalani hubungan TTM harus pintar menjaga rahasia dan berbagai aktivitas tersembunyinya, terutama bagi seseorang yang punya komitmen berhubungan. Kerahasiaan inilah yang menjadi pertimbangan bagi Vena (29, bukan nama sebenarnya), karyawan swasta, untuk tidak memilih terjebak dalam hubungan TTM. "Ribet kayaknya, dan takut ketahuan, ah, nantinya," katanya.

Sementara Rima punya pengalaman berbeda. Teman atau keluarga mengenal pasangan TTM-nya, tetapi sama sekali tak mencurigai hubungannya dengan pasangan TTM-nya ini. "Hanya sahabat saya dan sahabat dia yang mengetahui hubungan TTM ini," ujarnya.

Menghabiskan waktu dan uang
"TTM spends time and money," ucap Rima. Bagaimanapun, hubungan TTM membutuhkan aktivitas bersama yang menuntut waktu dan biaya. Alhasil, perlu dana ekstra untuk menjalani hubungan tanpa komitmen ini. Jangan heran pengeluaran membengkak karena kebiasaan atau perilaku TTM-an seperti ini. Meski demikian, kata Rima, menjalani TTM membuat dirinya merasa memiliki sisi kehidupan lain yang bikin tambah bergairah.

Konsekuensinya, bertahan berhubungan dengan teman, mesra tetapi tanpa pernah menghadirkan cinta, atau mengakhirinya saat sudah mulai ada cinta, baik dengan berani melupakan atau justru memilih berkomitmen dengannya. Kembali, ini adalah pilihan yang teramat personal.


Cara Bicara Cinta Tanpa Kata - Kata

Jangan pernah menyepelekan ekspresi cinta. Jika pun Anda tidak tahu cara mengungkapkan cinta, kebiasaan baik ini bisa dilatih dan diupayakan. Tujuannya agar hubungan cinta dengan pasangan tetap hangat dan membuat pasangan merasa dicintai.

Psikiater dari klinik Angsamerah, dr Eka Viora, SpKJ, menjelaskan ungkapan cinta kepada pasangan bisa disampaikan melalui kata maupun perilaku. Jika cinta ibarat nyala api, ungkapan cinta adalah bahan bakar yang membuat nyala api ini tetap terjaga dan tidak akan meredup.



Mengungkapkan cinta kepada pasangan menikah menjadi penting, kata dr Eka, karena jika hubungan berpasangan minim ungkapan cinta dampaknya meluas ke diri pasangan maupun ke hubungan itu sendiri. Jika pasangan tak bisa menangkap keinginan atau kebutuhan pasangan mengenai pernyataan cinta, pasangan akan mencarinya di tempat lain. Tidak adanya ungkapan cinta dalam hubungan pasangan menikah, dalam waktu panjang, juga memicu perceraian bahkan percobaan bunuh diri.

"Kalau tidak ada intervensi, salah satunya dengan berkonsultasi, masalah hubungan berpasangan akan berujung pada perceraian. Bahkan ada pasien yang datang karena memendam masalah sekian lama. Pada usia 66 tahun, perempuan ini datang konsultasi dengan masalah hubungan pernikahan yang disebabkan kurangnya ungkapan kasih sayang dari pasangannya. Ia bahkan sudah melakukan percobaan bunuh diri karena masalah yang dialaminya," jelas dr Eka, usai talkshow bertema "Mengungkapkan Cinta pada Pasangan dan Anak" yang diadakan Kompas Female dan klinik Angsamerah di Supermal Karawaci, Tangerang, Minggu (13/2/2011) lalu.
Kalau Anda merasakan masalah serupa, merasa kurang dicintai karena minimnya ungkapan cinta, jangan menyerah. Anda dan pasangan masih bisa mengupayakan kehangatan hubungan. Toleransi menjadi kunci utamanya, memahami pasangan dengan melihat kembali pola asuh di keluarganya. Karena menurut dr Eka, anak yang tumbuh dengan minim ungkapan cinta cenderung tidak sensitif terhadap orang lain dan tumbuh menjadi pribadi yang sulit mengungkapkan cinta.
Anda juga tak harus menuntut pasangan mengungkapkan cinta, namun lebih kepada mencari solusi bersama. Cara paling sederhana, mulailah dengan membuat catatan kecil mengenai perasaan cinta kepada pasangan, atau berikan kejutan cinta apapun bentuknya. Belajarlah berlatih mengungkapkan cinta secara verbal secara bertahap bersama pasangan, saran dr Eka.

Ada beberapa cara lain untuk mengatakan "Aku menyintaimu" tanpa kata-kata. Tujuannya untuk menciptakan kehangatan dan kenyamanan karena dia merasa dicintai Anda. Coba saja praktekkan cara dari dr Eka ini:
* Genggam tangan pasangan, ini menunjukkan bahwa kita selalu ingin dekat dengannya. Kontak tangan berbicara tentang kehangatan dan persatuan.
* Rangkul dan peluk pasangan, karena transmisi panas memeluk akan berbicara tentang perlindungan.
* Tatap mata pasangan saat berbicara dengannya, karena dengan mempertahankan kontak mata ketika berkomunikasi, dia akan merasakan adanya ketulusan dan rasa percaya.
* Jangan ragu memberikan ciuman sepanjang waktu, pagi, siang, sore, malam hari. Ciuman juga bisa dikonversikan sebagai kebiasaan sehari-hari. Bukan hanya ciuman erotis tetapi lebih kepada ciuman lembut di pipi, dahi, tangan, mata, dan bahunya. Pasangan akan merasa dicintai sepanjang hari dengan cara ini.
* Peka terhadap pasangan yang sibuk seharian. Saat pasangan sibuk, berikan perhatian kepadanya. Hadiahkan pijatan lembut di pundak, punggung, atau kaki. Hadiah dari Anda membuat pasangan lebih rileks dan membantunya mengurangi stres.
* Berikan kejutan dengan catatan cinta, puisi cinta, bunga, atau makan malam romantis, tuliskan sesuatu melalui akun jejaring sosialnya, atau ciptakan perjalanan yang tak pernah diduganya namun begitu didambanya. 

Laki-laki umumnya lebih sulit mengungkapkan cinta, namun kondisi ini bisa berubah jika Anda dan pasangan mau mengubahnya untuk menciptakan hubungan yang jauh lebih hangat dan sehat.


Kunjungan Iwan Fals Ke Ponpes Al Ihya 'Ulumaddin

KESUGIHAN - CILACAP,Kunjungan atau Perjalanan Spiritual Iwan Fals dan ki Ganjur atau Sastro.Pada hari Senin tepatnya Tanggal 28 Februari Perjalanan spiritual Iwan Fals dan Ki Ageng Ganjur ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al IHYA 'ULUMADDIN Kesugihan Cilacap benar-benar disambut antusias orang indonesia (Oi) Kesugihan Cilacap. Ribuan penggemar Iwan dan ratusan santri langsung berbaur di AULA JADID Kompleks Ponpes Al IHYA ULUMADDIN Sejak Pukul 11.00 WIB S/d 12.30 WIB Untuk Berdialog langsung dengan Iwan Fals.
Begitu Acara Dimulai dan Di buka Dengan Doa pembuka dengan Salah Satu lagu Dari Iwan Fals, sontak teriakan hiteris langsung terdengar. Mereka ikut hanyut dalam nyanyian yang dibawakan pria bernama lengkap Virgiawan Listianto. Dia tidak hanya menjadi idola kawula muda, namun ratusan santri yang mayoritas berusia remaja juga mengidolakan pemilik lagu Oemar Bakri ini.

2011 

Terbukti kemarin saat pemilik lagu Oemar Bakri ini melakukan penanaman pohon. sebelum acara dimulai ratusan santri Dan Masyarakat Sekitar sudah memadati lokasi.

Mereka tidak menghiraukan gerimis yang turun. Bahkan keadaan tambah histeris ketika Iwan Fals tersebut datang bersama rombongan. Mereka berjalan menuju lokasi penanaman pohon setelah melakukan ziarah ke beberapa makan ulama di Kesugihan Cilacap.

Kontan saja, melihat idolanya datang para santri langsung meringsek untuk maju. Mereka ingin mengabadikan momen tersbut dengan foto bersama. Kondisi ini membuat Barisan Serbagguna (Banser) milik Nahdlatul Ulama (NU) kewalahan.

Bersama Al-Sastro Ngatawi / Ki Ganjur penggagas acara, Iwan Fals harus kesulitan menuju lokasi penanaman pohon. 

“Semoga dengan mencintai lingkungan, maka lingkungan akan ikut ramah kepada kita,”ujarnya Iwan Fals, setelah menananm pohon.

Sementara itu Sekretaris Umum Ponpes Al Ihya Ulumaddin mengatakan, ponpes menyambut baik kedatangan Iwan Fals beserta rombongan. Karena apa yang dilakukan merupakan bukti bahwa Iwan Fals tidak hanya sebagai musisi.


Klik Disini untuk Lihat koleksi Foto kunjungan Iwan Fals Di Pon Pes Al Ihya 'Ulumaddin